Tampilkan postingan dengan label Study Abroad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Study Abroad. Tampilkan semua postingan

Prayer time in Sweden


Foto langit Stockholm dari jendela apartemenku, semuanya diambil beberapa saat menjelang atau selepas magrip. Foto kiri atas, diambil dihari pertama tiba swedia, bulan Agustus 2010 (Ramadhan), sekitar pukul 10 malam. Foto kanan atas, diambil saat musim gugur, Oktober 2010, sekitar pukul 4 sore, ketika siang hari mulai berangsur-angsur lebih pendek dari malam. Dan 2 foto dibawah diambil saat musim panas, Mai  2011, sekitar pukul 9 malam.



Lalu, bagaimana beribadah 5 waktu,  di negri yang ketika musim panas, langit siang bisa begitu lama, hingga bisa melihat matahari tengah malam aka midnight sun... Juga negri yang ketika musim dingin, gelap yang berganti begitu lama, hingga sulit untuk melihat matahari disiang hari bolong, dan malam hari yang datang lebih cepat?

"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan.” (Adz Dzaariyaat 7). Subahanallah...
Selamat libur dan tahun baru, semoga hari esok kita lebih baik dari tahun yang akan berlalu, amin

Biaya hidup sebagai mahasiswa di Swedia


Note: 
Catatan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadipenulis selama menempuh pendidikan di Swedia, tahun 2010 -sekarang serta informasi dari beberapa situs, dan lebihdikhususkan untuk biaya hidup di Stockholm.

Swedia, sebagai salah satu negara skandinavia, memangtermasuk negara dengan biaya hidup yang tinggi (di dunia dan dibandingkannegara-negara lain di daratan eropa), hasil kombinasi tingginya pajak dan standar hidupmasyarakat. Swedia menggunakan mata uang “kronor” atau lebihtepatnya Swedish  Kronor (SEK), yang terdiri dari pecahan koin 1, 5, dan10 SEK,  dan lebaran 20, 50, 100, 500 dan 1000 SEK (yang terakhir sayabelum pernah gunakan). Nilai 1 SEK berkisar antara 1100 – 1400 IDR, yang nilaitukar terkininya dapat dilihat diberbagai website. 

Gambar diambil dari sini 
Berdasarkan aturan dari imigrasi (Migrationsverket),setiap pelajar yang diterima untuk kuliah dan mengajukan ijin tinggal (residentpermit) di swedia diwajibkan untuk menunjukan dana minimum 7300 SEK/bulan ditabungan pribadinya untuk selama masa tinggal, dimana 1 tahun dihitung 10bulan, yang merupakan estimasi standar minimal biaya hidup sebagai mahasiswamenurut pemerintah. Sehingga untuk masa pendidikan program S2 yang umumnya 2tahun,  maka jumlah yang harus ditunjukan saat mengajukan aplikasiresident permit adalah 7.300 SEK * 10 * 2 = 146.000 SEK, dengan kurensi saat tulisan ini dibuat berkisar sekitar 193 juta IDR. Catatan: 
- Jika didukungbeasiswa, maka aplikan cukup menunjukan bukti penerimaan beasiswa.
- Biaya diatas tidak termasuk tuition fee yang sudah diberlakukan sejak tahun 2011 untuk non-EU student yang menempuh pendidikan bachelor - master.
Lebih lanjut tentang resident permit disini

Lebih lanjut, menurut yang saya baca, biaya hidup di kotabesar, semacam Stockholm, sedikit lebih mahal dibanding hidup di kota yang lebih kecil. Berdasarkanestimasi dari KTH,komposisi biaya ini adalah:
·      Akomodasi 2000– 4000 SEK
·      Food 2000 SEK
·      Transport 560SEK
·      Phone/internet300 SEK
·      Clothing, hobby,leisure 800 SEK
·      MISC (book,student union fee, hygiene) 1500 SEK

Namun, pada kenyataan yang saya alami, komposisi danjumlah tersebut sangatlah tergantung pada:
1. Akomodasi, 
2. Makanan,
3. Gaya hidup (party-lover? shoopaholic? travelholic?, etc)
dan menurut pengalaman saya masih dapat disesuaikan(baca: ditekan) lagi. Beberapa tips yang -beberapanya- saya gunakan untukmenekan biaya hidup ini seperti:
# Where to shop
Berbelanjakebutuhan sehari-hari di supermarket yang menjual barang-barang sedikit lebih murah, seperti Lidl,Willys, piXtra, Oob, toko asia seperti kistagrossen di Kista untuk membeli bumbu / rempah, pasar Hötorget untuk membeli buah dan sayur segar, Boutique Eden yang menjual sabun / shampo / deterjen murah, dll. 

# Become your own Chef
Sering masak makanan sendiri danmeminimalisir makan / jajan diluar. Yang satu ini strategi utama yang sayagunakan untuk menekan biaya hidup, selain juga alasan lidah asia yang tidakbegitu kerasan makan makanan barat, terutama makanan swedia yang cenderungdatar / hambar di lidah. Nah, implementasi strategi ini memang sedikit butuh rencana dan kesabaran, apalagi disela-sela tugas dan exam yang menumpuk, karena untuk hal ini butuh at least 1-2 jam. Sehingga, saya terbiasa memasak untuk porsi banyak, dan bisa dipanaskan nantinya. Untuk yang tidak terbiasa masak ketika di indonesia, ini bisa jadi salah satu kesempatan untuk berlatih sekaligus menajamkan inovasi, website masak ngikutin gambar dan stock bumbu siap saji dari indonesia akan banyak membantu! 


Membawa makanan sendiri dari rumah juga bisa dipanaskan di dapurkampus, seperti contoh beberapa gedung dan student union building di kampus KTHpunya dapur yang ada microvawe(bahkan kadang piring dan sendok). Atau kalaupun harus membeli makan diluar,bisa membeli di kantin / restauran kampus (di kampus IT Kista, lebih murah membeli kupon makan sekali banyak, dibanding membayar untuk 1 kali makan), atau di restaurant yang menawarkanbuffet atau special lunch price, atau membeli frozen meal (pizza, sallad, sandwich) dan dipanaskan di microwave kampus. Sebagai informasi, biasanya harga makan siang jauh lebih murah dari makan malam (50-60 SEKvs. 90 – 150 SEK)

# Book
Usahakan untuk meminjam buku dibibliothek (perpustakaan), ketimbangmembeli buku baru, karena harga buku cukup mahal di swedia (terutama untukkantong mahasiswa asal Indonesia macam saya :p). Untuk yang satu ini, perlukesigapan tersendiri, karena tentu banyak mahasiswa lain yang juga inginmeminjam buku literature yang sama dari perpustakaan kampus. 


Salah satunya taktikyang bisa dipakai adalah dengan datang lebih pagi atau meminjam di perpustakaan kota, atau membaca informasi daftar literature sebelum kelas dimulai, dan mulai meminjam buku sebelumdosen mengumumkan secara resmi buku pegangan di kelas (biasanya di sesi pertama). Terkadangdi perpustakaan juga ada fasilitas booking buku, yang tentu sangat bermanfaatuntuk digunakan. Atau cara lain adalah membeli buku bekas (pembahasan dibawah).

# Bicycle
Sama seperti buku, bisa disiatidengan membeli sepeda bekas (pembahasan dibawah). Seorang kawan juga pernahbercerita, ia dapat sepeda bekas cuma-cuma saat ada program pembersihan garasidisalah-satu student housing / apartement. Biasanya satu-kali per semester, pihak pengelola apartement akan melakukanpembersihan dan meminta penyewa apartemen untuk mengungsikan sepeda mereka (march-april untuk SSSB student housing), danjika hingga waktu ditentukan sepeda masih di garasi tersebut (tidak ada yang meng-klaim), akan dijual murah /diberikan pada yang mengantri dan siap untuk mengambil alih.

# Second hand ("Begagnad")
Peralatan start up, semacamkitchen stuff (alat masak, piring, dll), room / study stuff (lampu, furniture, carpet, dll) atau bahkan beberapa pakaian(jaket, boot, dll) bisa disiasati dengan membeli di toko yang menjual barangbekas layak pakai (exp: Minorna) atau di Loppmarknaden / pasar bekas (seperti di depan pasarpagi Hotorget yang biasanya buka setiap sabtu/minggu pagi, atau pasa pagi di Hantverkargatan yang menjual sepeda bekas). Alternative lainadalah membeli dari toko yang menjual barang bekas /murah, seperti di website lokal www.blocket.se (untuk sepeda gunakan kata kunci "cyklar"),atau amazon, ebay, dll Cek juga biaya kirim, dll.


Cara lain adalah membeli dari sesama mahasiswa (yang biasanyamenjual buku dari mata kuliah yang ia sudah selesai ikuti). Nah untuk yang satuini juga perlu kesigapan dan telaten membaca iklan yang biasanya dicantumkan dipapan buletin kampus atau di situs komunitas mahasiswa (di Stockholm seperti diwww.lappis.org untuk segala macam iklan, www.kthbok.com untuk buku bekas). Biasanya banyak mahasiswayang mulai menjual barang-barang mereka ketika akhir semester (umumnya mahasiwaexchange yang selesai program exchange-nya,atau yang sudah / akan lulus).

# Discount and Auction
Sangat perlu untuk mendayagunakankesempatan kartu mahasiswa / student union, auction (lelang) atau bahkan last minute price untukmendapat harga lebih murah, seperti untuk membeli tiket transportasi local (exp:Stockholm localtrafic / SL), tiket kereta / SJ atau bus antar kota di www.tradera.com (selain tentu saja mem-booking tiket jauh-jauh hari), buku juga bisa dibeli di toko yang menyediakan harga khusus untuk mahasiswa (di KTH seperti THS Kårbokhandel / toko bukunya student union), dll. 


Strategi lain adalah menunggu waktu REA (discount), yang biasanyasaat pergantian musim, dimana banyak toko-toko mulai menjual barang-barangnyauntuk diganti dengan stock untuk musim baru. Atau membeli barang setelah natal,dimana sudah menjadi tradisi ada discount besar-besaran di seluruh toko swedia dimenjelang akhir tahun (SLUT REA) dan banyak juga yang menjual barang-barangyang masih baru, seperti hadiah natal yang tidak terpakai.

Berikut kisaran harga untuk beberapa kebutuhan (sehari-hari dan start up) yang saya alami selama hidup di Stockholm:
#Meal
·      Ris (Jamin, Zagros) 2kg –5kg ~  22 SEK - 45 SEK
·      Telur 10-pack = 12 SEK, 30-packsmall = 25 SEK
·      Fisk, 37 SEK
·      Fiskpinnar / Fransyska / Hogrev / daging sapi, 1kg ~ 67 SEK
·      Tonfisk, 1 kaleng ~ 8 SEK
·      Grillad Kycling / ayam panggang,1 ekor ~ 45 SEK
·      Kalkonkorv / Sosis kalkun,Kycklingkorv / sosis ayam ~ 20 - 22 SEK
·      Kycklinghjärta / hati ayam,1 box ~ 16 SEK
·      Stinas Kyckling / ayambumbu, 1 box ~ 30 SEK
·      Kycklingvingar / sayapayam, 1 plastic ~ 60 SEK
·      Kycklingben / paha ayam, 1plastic ~ 75 SEK
·      Kycling Harburgare /hamburger ayam, 1 plastic ~ 45 SEK
·      Kycklingmage / kalang ayam,1 box ~ 15 SEK
·      Kycling Nuggets / nuggetayam, 1 plastic ~ 40 SEK
·      Laxhuvud / kepala kakap, 1buah ~ 25 SEK
·       Räkor Lösvikt / Rakor M Skal, 1 plastic kecil ~ 25 SEK
#Dressing / Saus:
·       Laxpastej/ saos roti, bugerdressing / saos burger, saladdressing, dll , 1 botol ~ 17  SEK
·       Sas / Tomat Pur (saus), 5 SEK - 13 SEK
·       Chili Sas / Cabe, 10 SEK
·       Passerade Tomater / saos tomat, 1 box ~ 5 SEK
·       Skiv / keju ~ 15 SEK
·       Majonnas / mayones, 1 kaleng ~ 20 SEK
·       Kottfarssas / saos daging, 1 botol ~ 21 SEK
#Fast Food:
·      Fiskfille Carribean , MaSEKillfile / ikan sarden, 1 box ~ 15 SEK - 30 SEK
·      Minestro / Soppa / sop siapsaji, 1 box ~ 12 SEK
·      Nudlar / mie instan, 1 box ~ 5SEK
·      Pizza, 1 box ~ 18 SEK
·      Spaghetti / mie spagetti, 1plastic ~ 12 SEK
·      Vårrullar / Lumpia , 1 box~ 17 SEK (kecil) - 35 SEK (besar)
#Buah:
·      Apple cinnamon / Jonagold, 2-3 buah ~ 10 SEK
·      Pisang, 5-6 buah ~ 9 SEK
·      Dadlar / korma, 1 box ~ 19SEK
·      Druvor / anggur ~ 25 SEK
·      Mango / mangga, 2-3 buah ~35 SEK
# Minuman:
·      Yogurt (Jordgubber, Jordgubbsfill, etc), 11 SEK- 13 SEK
·      Teh, 1 box besar ~ 24 – 30SEK
·      Chockladflinger , 19 SEK
·      Drickcholklad / bubukcoklat, 1 box ~ 25  SEK
·      Coca cola, 5 kaleng 19  SEK, 1 botol 47 SEK
·      Juice buah, 1 box 1L – 1.5L~ 10-13 SEK
·      Honung / madu, 1 kaleng ~30 SEK
·      Mjölk (Lattmjölk, Mellanmjölk,etc) / susu cair tawar, 1 box 1L ~ 8 SEK
·      Paroncider / Limun, 1 botol~ 11 SEK
·      Strosocker / gula, 1 box1kg ~ 13 SEK
# Sayur:
·      Aubeginer / Terong, 1 buah~ 6 SEK
·      ärtor konserv / Vita Bonor/ kacang polong kaleng, 7 SEK
·      Bamboo shoot / rebung, 18 SEK
·      Blomkal / Bunga kol, 1 buah~ 13 SEK
·      Broccoli, 1 ikat ~ 7 SEK
·      Brytbönor / sayur kacangpendek, 1 plastik ~ 7 SEK
·      Champinjoner / jamur pin, 1plastik ~ 8 SEK
·      Chanterelles / jamur kuping, 1 plastic ~17 SEK
·      Gurka / Timun, 1 buah ~ 7SEK
·      Haricoverts / sayur, 1plastik ~ 10 SEK
·      Isbergssallad / selada, 1buah ~ 15 SEK
·      Majskorn / jagung kaleng, 1kaleng ~ 7 SEK
·      Mungbönor/ kacang hijau, 1plastic ~ 20 SEK
·      Morotter / wortel, 1plastic ~ 10 SEK
·      Pommes Frites / kentangpotong, 1 plastic ~ 20 SEK
·      Potatis / kentang, 1plastic ~ 9 SEK
·      Salladskal / sawi, 1 buah ~23 SEK
·      Skärbönor / sayur kacang, 1plastic ~ 18  SEK
·      Sommargronsaker / sayurcampur-campur, 1 box ~ 20 SEK - 27 SEK
·      Tomat (besar), 1 plastic ~10 SEK
·      Tomat Körsb / Tomater (kecil),1 box ~ 13 SEK
# Dessert (Roti, dll):
·      Tiramisu, 1 box ~ 25 SEK
·      Tarta / Tårtbotten / Kuetar, 1 box ~ 13 SEK – 18 SEK
·      Blåbärslängd / rotibluberry khas swedia ~ 30 SEK
·      Brod / roti, 5 buah ~ 10  SEK
·      Pitabröd / Roti (sepertiroti untuk kebab), 5 SEK
·      Fullkornstoast / rotigandum, 1 porsi ~ 9 SEK
·      Chips (keripik), 1 plastik~ 17 SEK
·      Cornflakes, 1 box ~ 15 SEK
·      Muesli / Crunchy, 1 box ~ 17-23SEK
·      Frukt Cocktal / buahkaleng, 1 kaleng ~ 15 SEK – 20 SEK
·      Kanelsnacka / Kanelbullar,1 plastic ~ 30 SEK
·      Karlspaderlängd /Roti cinnamon, 17 SEK
·      Pistagelängd,Vetefläta  / Roti khas swedia, 22SEK – 25 SEK
·      Laktosfri Vanilj / icecream, 1 box ~ 30 SEK
·      Kex / Biskuit, 1 box ~ 17SEK
·      Roultarta / Kue bolu, 1 box~ 13 SEK
# Bumbu:
·      Margarin, 1 box ~ 15 - 20  SEK
·      Garlic Pasta / bawang putihgiling, 1 kaleng ~ 20 SEK
·      Steklok / bawang bpmbai, 1plastic ~ 13 SEK
·      Lök Färsk / daun bawang, 1ikat ~ 8 SEK
·      Lök Rod / Lok Schalotteng /bawang merah, 1 plastic ~ 12 SEK
·      Honsbuljong / bumbu sapi, 1box ~ 13 SEK
·      Kokosnötsmjölk / santan, 1kaleng ~ 12 SEK
·      Koriander / ketumbar, 15SEK
·       SEKydda / merica, 8 SEK
·      Lime Juice / jeruk nipis, 1botol ~ 12 SEK
·       SEKydda / bumbu gulai, 1 box ~ 9 SEK
·      Paprika Stark / cabe merah,1 plastic ~ 7 SEK
·      Sivri / cabe hijau, 1plastic ~ 13 SEK
·      Persilja, 1 plastic ~ 2 SEK
·      Olja / Minyak goreng 1L ~17 SEK
·      Rostade Lok / bawanggoreng, 1 box ~ 6 SEK
·      Sambal Oelek, 1 box ~ 10SEK
·      Selleri / Daun seledri, 1paket ~ 5 SEK
# Hiegine
·      Body Milk / Body Lotion ~38-40 SEK
·      Lipsyl / Lip gloss ~ 30 SEK
·      Puder / bedak tabur ~30 SEK
·      Munskolj / Mouth wash~ 20- 30 SEK
·      Rakhyvlar / Silet ~25-30 SEK
·      Shampo ~ 20-40 SEK
·      Shower ~ 25-35 SEK
·      Tandborste / sikat gigi ~15-20 SEK
·      Tandtrad / Floss ~ 15 SEK
·      Tandkräm/ Pasta gigi ~ 25 SEK
·      Tval / sabun ~ 15 SEK
·      Bomullspinnar / kapas ~15 SEK
·      Toapapper / Tissue toilet~ 28 SEK
·      Tvattmedel / deterjen ~30 SEK
·      Kalkosan / pembersihporselen ~ 17 SEK
# Study
·      Linjerat / big lined book~ 15 SEK
·      Anteckningsblock / notebook ~ 30 SEK
·      Student union fee ~330 SEK (THS KTH, berbeda tiap universitas)
·      Pen, pencil, suddgummi /penghapus ~ 10-25 SEK
# Local transportation
·      SL-strip ticket, for (+-)8 travel trips ~ 180 SEK
·      SL-30 days student ticket~ 560 SEK
Lebih lanjut tentangtransportasi dalam kota Stockholm bisa dilihat di www.sl.se
# Star-up
·      Glove / sarung tangan ~100 – 400 SEK
·      Ears protector ~ 80 –100 SEK
·      Syal ~ 50-100 SEK
·      Sweater ~ 150-500 SEK
·      Coat / mantel ~ 300 – 800 SEK
·      Winter jacket ~ >500 SEK
·      Shoes ~ > 150 SEK
·      Boot ~ > 300 SEK
·      Bed linen ~ 130 SEK
·      Pillow ~ 40 SEK
·      Blanket ~ 80 SEK
·      Matsked / sendok-garpu ~ 15 SEK
·      Hängare / hanger ~ 10-15 SEK
·      Staltermo/ Termos ~ 50 SEK
·      Headset~ 80-400 SEK
·      Router~ 300 SEK
# MISC
·      Coffee ~10 - 30 SEK (plus Kanelbulle)
·      Sushi ~ 100-150 SEK
·      Hamburgare / Burger ~10 SEK (McD) - 65-75 SEK (packet)
·      Kebab ~ 55-70 SEK
·      Sandwich ~ 30 SEK
·      Köttbullar / Bakso khasswedia ~ 60-90 SEK
·      Fisksoppa / Sup ikan,80 SEK
·      Klippning / Hair cut ~200 – 250 SEK
·      Internet~ 250 SEK / year (Berbeda tiap provider)

Bacajuga:
http://www.ppiswedia.se/ppi/faq-keuangan
http://www.thelocal.se/discuss/index.php?showtopic=41919
http://www.studyinsweden.se/Living-in-Sweden/Cost-of-living/
http://www.infra.kth.se/sp/upd/uploadedfiles/File/Guide%20for%20the%20newly%20arrived.pdf

Menyiapkan berkas untuk study abroad


“Saya tidak pernah mempertanyakan berapa tinggi gunungyang akan saya daki, 
akan tetapi bagaimana saya menaklukkan gunungtersebut.” 
Reinhold Messner

Tulisan ini dibuat,mengingat banyaknya pertanyaan seputar hal yang sama dari rekan-rekan yang jugaakan memulai proses pendaftaran untuk studyabroad: What should I do first? Where should Istart? etc.. Adasalah banyak hal yang perlu disiapkan sedini mungkin bagi rekan-rekan yangingin melanjutkan pendidikan abroad, tanpa perlu menunggu sudah lulus/belum,atau sedang ada beasiswa yang buka/tidak. Salah satu yang ingin saya share untuk perlu disiapkan adalah"berkas", kenapa? 

1.     Karenasecara umum pasti diperlukan untuk mendaftar, terutama sekali study abroad. So far, I never read any admission that does not mention thatdocuments in their requirement.
2.   You dont know what you will face tomorrow, ada banyak ceritarekan-rekan yang mendapat info kesempatan mendadak (full scholarship /student exchange, sort / summercourse, dll) dan menemukan dirinya ada didalam kualifikasi pendaftar,tapi sayang: tidak punya berkas-berkas yang diperlukan. 
3.    Merepotkanuntuk diselesaikan dalam satu waktu, yang sebenarnya bisa"dicicil" jauh-jauh hari and couldbe point of failure. Jugabisa jadi untuk mengurangi shock bahwa ternyata proses menyiapkan study abroad itu sendiri (pra), yang masih di negri sendiri,ternyata juga bisa cukup mahal dan ribet, karena tidak hanya sertifikasi bahasainggris, beli perlengkapan winter, dll  hal yang kecil-kecil dan murahkalau ditumpuk cukup untuk menguras tenaga, waktu dan financial untukdiselesaikan dalam satu waktu.
4.     Memberi kekuatan ketikamenemui kegagalan. Yang satu ini saya rasakan ketika pertama kali gagal. Atthat time it felt like the end of everything, then when i saw all of thosebunch of documents, I told to myself: "Look at these, I've run sofar, it does not have to end like this, right?!" So Iwoke up, and kept running.. and, I failed once more, indeed, I never got thatscholarship, but who cares, well... I dont care. At the end, it just feelsgood. Seperti kata Harun Ar-Rashid: "Iam not proud for the success that I did not plan. as Iam not regret the failure that occurs at the end of maximaleffort."

Pembahasan dibawahlebih saya fokuskan untuk proses persiapan untuk program international (bahasainggris), yang saya lihat generalrequirementnya hampir sama satu sama lain. Lebih lanjut, pada beberapa pointerdapat detail yang applicable untuklulusan ITTelkom, yang kebetulan merupaan almamater saya, sehingga saya bisashare, karena mengalami proses dengan background dariuniversitas tersebut. Secara umum, berkas dan proses-menyiapkan-berkasyang ingin saya share sebagaiberikut:
1. Menterjemahkanberkas-berkas dalam bahasa indonesia ke penerjemah tersumpah (sword translator), exp:
-       Akte kelahiran
-       Ijazah dan transcript SMA
-     Sertifikasi pelatihan, kepanitiaan,aktivitas asistensi, prestasi extrakulikuler, dll yang sekiranya memberikanmerit/berkorelasi untuk program yang dituju/kepribadian kita sendiri.
Saran saya, mulaimencari penerjemah tersumpah, yang murah, kalau bisa deliveryservice *berguna terutama untuk yang sedang bekerja dan tidak banyak waktuuntuk cabut dari kantor.

2. Menterjemahkanijazah (diploma, dan atau sarjana, master, etc) kalau sudah lulus. 
Ini berlaku bagilulusan ITTelkom, karena hingga tulisan ini dibuat, hanya transcript yang adaterjemahan bahasa inggris, sedangkan ijazah tidak ada versi bahasa inggrisnyaseperti di universitas lain. *CMIIW kalau sekarang sudahberubah. Di ITTelkom, ijazah harusditerjemahkan oleh Bag. Akademik (BAK), jadi jangan dianter ke penterjemah tersumpah, bayar puluhan ribu, ujug-ujug ke bandung, yah ternyataka. BAK ga mau tanda tangan*curcol* Prosesnya:
-       Mengajukan surat permohonan untukmenterjemahkan ijazah, ditujukan pada ka. BAK, nanti beliau menandantangani ijazah versi bahasa inggris ini,
-       Setelah keluar dokumen translasi ijazahtersebut, baru membuat copy daridokumen tersebut dan dilegalisir langsung di BAK.

3. Surat Rekomendasi(minimal 2), either dari dosen, pembimbing, bos, kolega, dll yang sekiranyabisa memberikan rekomendasi yang bonefit untuk aplikasi admission. Prosesnya:
-       PDKT,bisa dimulai dari ngobrol-ngobrol ringan dulu *terutama kalau belum terlalu dekat dengan beliau, jadi janganlangsung tembak*, lalu baru minta surat rekomendasi. Beberapa yang sayatemui, ada yang bahkan mintak kita yang "mengarang" indah sendirisurat rekomendasi ini, nanti beliau tinggal tanda tangan. 
-       Ajukan surat rekomendasi yang spesifiktapi juga general. Spesifik artinya, menggambarkan betul kapabilitas yangmenonjol selama bekerja/berhubungan dengan beliau, yang sekiranya berkorelasidengan pendidikan. General artinya, jangan terlalu spesifik untuk pendaftaranbeasiswa/program tertentu, jadi surat rekomendasinya bisa dipakai untuk yang lain-lain.Jadi strateginya, ajukan untuk membuat banyak (misal 20 lembar) untukditandatangani (bukan copy document), dan tidak mencantumkan informasi kapanberkas itu dibuat (tanggal).

4. Passpor
Yang satu ini sudahpasti diperlukan untuk study abroad diuniversitas dan negara manapun *jangan seperti saya, mengurus passpor-nya sudah mepet, hampir saja resident permit-nya (ijin tinggal) terancam telat -_- 
Untuk eropa, sudahrahasia umum, ketika mulai musim panas (june-august),banyak yang mengambil vacation, sehingga kantor-kantor, termasuk kantorpemerintah banyak yang kosong, dan ini malah bersamaan dengan peak seasonmengurus resident permit terutama student yang akan mengikuti tahun ajaran baru (august-september), sehingga terlambatmengurus passpor = terlambat mengurus resident permit = terlambat masuk kuliah

5. Memulai persiapandan sertifikasi bahasa inggris, either TOEFL atau IELTS. 
Mayoritasuniversitas-universitas didunia sudah menerima baik TOEFL atau IELTS, walau adabeberapa yang hanya menerima salah satunya, exp: Stanford hanya menerima TOELF.Secara umum, universitas UK dan Australia pasti menerima IELTS, sedangkanuniversitas di USA pasti menerima TOEFL. Sehingga, saran saya, jika adapreferensi negara atau bahkan universitas tertentu, ada baiknyamenggunakan pattern ini,dan me-research langsung requirement bahasa yang diminta.Beberapa saran saya untuk proses sertifikasi bahasa ini:
-       Set range waktu yang jelas, masapersiapan dan ujian. Mengapa? karena waktu kita terbatas, dengan perencanaanyang matang, maka persiapan akan lebih terarah.
-       Set target band score tinggi, misal 7.5atau 8 untuk IELTS (kesetaraan dengan sertifikasi lain bisa dilihat di sini), which isbiasanya standar minimum mendaftar di top world universities semacam harvard,oxford, stanford. Mengapa? well..There is nothing wrong on dreaming to fly to the moon, at least you will fallamong the cloud :>

6. Menyiapkan CV yanglayak dan meyakinkan. 
Dokumen ini tidakboleh terlalu panjang (more than 3-4 pages), tapi juga tidak boleh terlalupendek sehingga tidak memberi informasi yang cukup mengenai potensi dan trackrecord kita. Standard CV yang disarankan beberapa universitas di eropa bisa diunduh disini : http://europass.cedefop.europa.eu/europass/home/vernav/Europass+Documents/Europass+CV.csp
(exp. beberapaadmission board erasmus mundus mencantumkan ini di website mereka) Perhatikanjuga ketentuan maksimum panjang dokumen ini jika secara spesifik disampaikanoleh Admission board

7. 'Mengarang indah'Motivation Letter. 
Prosesnya: Mulailahmenggali potensi diri sendiri, dan mencari tau apa yang diharapkan darimelanjutkan study. Jadikan apa yang ada di dalam surat ini menjadi untukajang unjuk poin yang menurut kita benar2 perlu dipertimbangkan oleh admissionboard, karena itu kesempatan untuk kita menjual keunggulan kita. Menulismotivation letter ini prinsipnya hampir2 sama seperti membuat CV, perlu untukdimodifikasi dan dibaca ulang lagi sebelum dikirim, sehingga ia tampakspesifik, tidak global dan nge-gombal. Untuk memberikan ide apa saja yang kira-kira patutdituliskan di motivation letter, bisa meminta bantuan om Google (tentu tidakuntuk dicontoh mentah - mentah).

Selain poin-poindiatas, bisa jadi masih banyak berkas lain yang spesifik, either diminta oleh admission boardprogram study yang dituju, atau oleh pemberi beasiswa, contoh GRE, TPA, dll.Sehingga sangatpenting untuk me-research secararinci lagi, requirement administrasikandidat program study yang ingin dituju. Dalam arti kata, tulisan ini hanyamemberi gambaran awal untuk rekan-rekan yang baru memulai proses 'perjuangan'untuk study abroad, bukansebagai referensi utama apalagi satu-satunya.

Salam dariutara, 
Adek Aidi

Tulisan yang jugadi-sharing di group beasiswa ITTelkom